PURUK CAHU – Pemerintah desa (pemdes) kembali disorot sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada optimalnya kinerja pemdes yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga sehari-hari.
Menurut politisi Demokrat ini, pemdes memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai penggerak utama pembangunan di akar rumput. “Pemerintah desa adalah ujung tombak. Kalau desa kuat, maka pembangunan di daerah juga akan berjalan lebih baik,” tegas Lita, Jumat (18/7/2025).
Namun, lanjutnya, tanggung jawab besar itu perlu ditopang dengan pendampingan serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Lita menekankan pentingnya pengawasan sekaligus pembinaan saat pemdes menyusun kebijakan maupun mengelola program di tingkat desa.
“Kerja sama lintas sektor mutlak diperlukan. Dengan sinergi pemda, aparat hukum, dan pemdes, pembangunan bisa lebih cepat, tepat, dan terhindar dari potensi penyimpangan,” tambahnya.
Ia juga berharap para aparatur desa mendapat pelatihan serta pembinaan berkelanjutan agar mampu memahami tugas dan fungsinya secara utuh. Hal itu diyakini akan memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
“Pemdes harus diberi bekal, difasilitasi, dan dibimbing. Dengan begitu, mereka bisa benar-benar menjalankan perannya sebagai pelayan publik yang dekat, cepat, dan tepat untuk masyarakat,” tutup Lita.












