Rejikinoor Apresiasi Lebaran Yatim dan Difabel, Dorong Pemerintah Terus Hadir untuk Kaum Rentan

PURUK CAHU – Anggota DPRD sekaligus Ketua Komisi I, Rejikinoor, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Lebaran Yatim dan Difabel yang digelar Kantor Kementerian Agama dalam rangka menyambut Bulan Muharam 1447 Hijriah. Kegiatan penuh makna ini menjadi wadah berbagi kebahagiaan sekaligus menebar kepedulian terhadap anak yatim piatu dan penyandang difabel.

Rejikinoor menilai, kegiatan yang sudah digelar dua kali ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan empati di tengah masyarakat. “Saya bersyukur bisa terlibat langsung dalam kegiatan sosial ini, karena selain bermanfaat bagi penerima, juga mengingatkan kita semua untuk terus peduli kepada sesama,” ungkapnya, Sabtu (5/7/2025).

Menurutnya, penyelenggaraan acara tersebut tidak hanya diinisiasi oleh Kemenag, tetapi turut melibatkan banyak unsur. Mulai dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI), madrasah dari tingkat ibtidaiyah hingga aliyah, lembaga zakat NU dan Muhammadiyah, hingga ormas-ormas Islam di . “Sinergi ini sangat luar biasa dan patut diteruskan di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menekankan, keberadaan anak yatim dan difabel di membutuhkan perhatian berkelanjutan, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat luas. Ia mendorong agar pemerintah tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dukungan nyata untuk pendidikan, , dan masa depan mereka.

“Peran kita semua sangat penting, bukan hanya membantu hari ini, tetapi juga memastikan mereka tumbuh dengan semangat dan terhindar dari hal-hal negatif, seperti kenakalan remaja,” ujarnya.

Rejikinoor yang juga Ketua LPTQ Kabupaten berharap, Lebaran Yatim dan Difabel bisa terus menjadi agenda rutin. Baginya, kegiatan ini adalah pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan kunci menciptakan masyarakat yang lebih humanis dan berkeadilan.

baca juga ...  DPRD Mura: Polres Bukan Sekadar Penjaga Kamtibmas, tapi Mitra Pembangunan Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!