SAMPIT – Warga Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan dengan penemuan jenazah bayi di areal perkebunan PT HSL. Bayi malang itu diduga baru saja dilahirkan oleh seorang wanita muda berusia sekitar 18 tahun, yang kemudian nekat membuangnya di semak-semak kebun sawit.
Informasi dihimpun menyebutkan, sang ibu kini telah diamankan pihak kepolisian dan dirujuk ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan usai melahirkan secara mandiri. Sementara itu, jenazah bayi dibawa ke Palangka Raya untuk keperluan autopsi.
“Jenazah bayinya dibawa ke Palangka Raya untuk diutopsi, sedangkan ibunya di bawa ke Sampit untuk dirawat,” ungkap Warso warga Tualan Hulu, Rabu 24 September 2025.
Diketahui bahwa orang tua dari ibu yang membuang bayinya itu adalah karyawan dari perusahaan tersebut dan tinggal di kamp perusahaan.
Diduga jenazah bayi itu ditemukan tiga hari setelah dibuang dan diletakn di semak-semak Estate 05, Divisi 17 PT HSL, sehingga pada Senin 22 September 2025 seorang warga melihat dan menemukan jenazah itu dengan kondisi mengenaskan.
Disinyalir bahwa kehamilan pelaku adalah hasil dari hubungan gelap bersama pria, sehingga aksi nekat itu dilakukan.
(Jimmy)












