SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Lomba Masak Serba Ikan 2025 diikuti 17 PKK Kecamatan, Kamis 25 September 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati.
Irawati menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat melimpah dan beragam.
Berdasarkan kajian, potensi lestari sumber daya ikan nasional tahun 2024 mencapai 12,54 juta ton per tahun, dengan produksi perikanan tangkap 3,34 juta ton dan perikanan budidaya 6,37 juta ton. Menurutnya, hal ini adalah anugerah yang harus dimanfaatkan untuk penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa, serta mendukung ketahanan pangan dan gizi bangsa.
“Ikan adalah komoditas strategis yang sangat relevan dalam peningkatan kualitas dan daya saing bangsa. Selain kaya protein dan gizi, konsumsi ikan juga berperan penting dalam mencegah stunting serta mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan,” kata Irawati.
Ia menambahkan, meski konsumsi ikan nasional terus meningkat dari 57,91 kg/kapita/tahun pada 2023 menjadi 62,5 kg/kapita/tahun pada 2024, pemerataan konsumsi di berbagai daerah masih menjadi tantangan.
Untuk Kalimantan Tengah, konsumsi ikan naik dari 58,67 kg/kapita/tahun menjadi 59,43 kg/kapita/tahun. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kotim terus berupaya mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui edukasi gizi, penyuluhan, hingga penyelenggaraan lomba masak serba ikan.
Dengan mengusung tema Protein Ikan untuk Generasi Emas, lomba masak ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat agar lebih kreatif dalam mengolah menu berbahan dasar ikan. Selain sebagai pangan sehat rendah lemak dan non-kolesterol, ikan juga dinilai penting untuk mendukung pola hidup sehat sekaligus mengurangi risiko penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, dan stroke.
Ketua TP PKK Kotim, Hj. Khairiah Halikinnor, AMK yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mendorong agar masyarakat Kotim semakin membiasakan makan ikan dalam kehidupan sehari-hari.
“PKK di semua tingkatan memiliki peran penting dalam menyebarluaskan pola makan sehat berbasis ikan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya. (nardi)












