Enam Wilayah di Kahayan Hilir Jadi Fokus Penanganan Stunting Tahun 2025

IST/BERITASAMPIT - Plt. Kepala DP3AP2KB , Bakhzar Effendi.

, , menetapkan enam wilayah di Kecamatan Kahayan Hilir sebagai lokus prioritas penanganan stunting tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting menuju generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) , Bakhzar Effendi, menyebut enam wilayah yang menjadi fokus penanganan tersebut meliputi Kelurahan Kalawa serta Mentaren I, Buntoi, Anjir , Mintin, dan Hanjak Maju.

“Penetapan enam wilayah ini berdasarkan hasil evaluasi data dan capaian program penanganan stunting tahun sebelumnya. Kami ingin fokus di daerah yang memiliki potensi perbaikan paling besar agar hasilnya lebih optimal,” ujar Bakhzar Effendi, Sabtu 4 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, pengalaman dari pelaksanaan program di tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan pembelajaran penting untuk memperbaiki strategi penanganan kali ini.

“Pendekatan tahun ini kami rumuskan lebih baik, lebih terarah, dan menyesuaikan dengan kondisi sosial serta kebiasaan masyarakat di masing-masing ,” tambahnya.

Namun, menurut Bakhzar, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan di lapangan. Masih terdapat sebagian masyarakat yang enggan menerima bantuan makanan tambahan bagi anak-anak terdampak stunting karena belum terbiasa dengan menu bergizi yang disiapkan pemerintah.

“Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Perubahan perilaku memang tidak bisa instan, tapi harus melalui berkelanjutan,” jelasnya.

, lanjutnya, menargetkan pada tahun 2026 angka stunting dapat ditekan hingga mencapai 20 persen.

“Target ini bukan sekadar angka, tetapi simbol keberhasilan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang lebih unggul,” tegas Bakhzar.

baca juga ...  Jalan Palangkaraya-Kuala Kurun di Desa Pangi Amblas, Polantas Pulpis Atur Lalu Lintas dan Pasang Tanda

Sementara itu, Camat Kahayan Hilir, Endra Setiawan, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut dengan melibatkan seluruh perangkat dan kader Posyandu. Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan.

“Kami menargetkan penurunan stunting di Kahayan Hilir minimal 50 persen dari total 172 anak terdampak yang ada saat ini,” ujarnya.

Endra juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus melakukan pemantauan berkala di setiap .

“Kami ingin memastikan seluruh intervensi berjalan efektif. Dengan dukungan lintas sektor dan kesadaran masyarakat, saya optimistis angka stunting bisa terus ditekan dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!