SAMPIT – Aksi sekelompok guru di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi viral di media sosial usai mereka berjuang membuat jembatan darurat dari papan kayu agar bisa menuju Desa Batuah, Kamis 9 Oktober 2025.
Dalam video yang beredar, para guru terlihat bergotong royong menyusun papan-papan kayu yang berserakan di sekitar jembatan yang ambruk.
Kondisi jembatan itu hanya menyisakan beberapa kayu penyangga, sementara papan lantainya sudah hilang tak berbentuk.
Agar tetap bisa melintas, mereka menyusun kembali potongan kayu seadanya menjadi lantai jembatan darurat. Beberapa guru bahkan tampak berhati-hati menarik motor mereka menyeberang tanpa dikendarai, karena khawatir papan yang disusun tidak kuat menahan beban.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Erni Wati dengan keterangan, “Perjuangan bapak ibu guru yang ada di pinggir kota. Tepatnya di Desa Terantang menuju Batuah.” tulisnya dalam caption.
Unggahan itu langsung mendapat banyak tanggapan dan dibagikan oleh pengguna media sosial lainnya.
Banyak warganet memberikan apresiasi atas semangat para guru tersebut yang tetap berupaya menjalankan tugas di tengah keterbatasan infrastruktur.
Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan penghubung antara Desa Terantang dan Batuah agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. (Nardi)












