PURUK CAHU – Suasana meriah menyelimuti pelaksanaan Pawai Ta'aruf STQ ke-12 di Kabupaten Murung Raya, yang disambut antusiasme luar biasa dari ribuan peserta dan masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 3 September 2025 ini menjadi momentum penting dalam memeriahkan rangkaian Seleksi Tilawatil Qur'an tingkat kabupaten, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di kawasan ini.
Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor, menyampaikan penghargaan atas keberhasilan acara ini. Ia menyebut bahwa pawai ta'aruf bukan hanya sekadar parade seni dan budaya, tetapi juga sebagai simbol persatuan umat dan kekuatan kebersamaan masyarakat dalam mendukung keberhasilan STQ. “Ini adalah momen yang sangat strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap nilai-nilai keislaman di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya penuh semangat.
Rejikinoor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari berbagai kalangan—pelajar, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum—yang turut memeriahkan acara ini. Ia menegaskan, sinergi yang terjalin menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Murung Raya yang semakin religius dan berkarakter kuat.
Tidak hanya itu, DPRD turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan panitia penyelenggara yang telah menyiapkan acara ini dengan baik dan penuh semangat. “Kami berharap, pelaksanaan STQ tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an, serta membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan daerah,” tambah Rejikinoor.
Mengusung sekitar 3.800 peserta, pawai ini memulai perjalanan dari Masjid Agung Al-Istiqlal dan berakhir di Alun-alun Jorih Jerah Puruk Cahu. Rute yang dipilih memperlihatkan kreativitas peserta yang menampilkan beragam penampilan menarik, menambah semarak suasana dan menunjukkan antusiasme masyarakat menyambut perhelatan akbar ini.
Kemeriahan dan semangat kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Murung Raya terus berkomitmen menegakkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat tali silaturahmi antar warga. Semoga momentum ini membawa keberkahan dan menjadikan STQ ke-12 tahun ini sebagai tonggak kebangkitan spiritual dan budaya di tanah Borneo ini.












