PALANGKA RAYA – Jubir Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Yetro Midel Yoseph, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Perda APBD Kalteng Tahun Anggaran 2026.
Terkait pendapatan daerah, Yetro mengatakan Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi terhadap proyeksi pendapatan sebesar Rp 7,105 triliun.
“Namun, kami mohon penjelasan mengenai dasar perhitungan proyeksi pendapatan ini. Mengingat fluktuasi ekonomi global dan situasi ekonomi nasional yang tidak stabil, apakah proyeksi ini sudah mempertimbangkan kemungkinan penurunan pendapatan dari sektor utama seperti pajak, retribusi, dan transfer pusat?” ujarnya dalam rapat paripurna ke-4 kemarin.
Menyinggung belanja daerah, Yetro mencatat anggaran sebesar Rp 7,3 triliun menghasilkan defisit Rp 266 miliar yang akan ditutup dengan menggunakan Silpa.
“Kami berharap Pemerintah Daerah dapat menjelaskan strategi pengelolaan defisit ini. Apakah ini masalah sementara atau bagian dari pembiayaan jangka panjang?” kata dia.
Fraksi PDI Perjuangan juga mendukung prioritas program dan alokasi anggaran.
untuk sektor pendidikan dan kesehatan yang sangat penting.
Namun, lanjut Yetro, perhatian lebih besar perlu diberikan pada sektor ekonomi kerakyatan. UMKM, pertanian, perikanan, dan peternakan penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Daerah diharapkan meningkatkan alokasi untuk sektor-sektor ini agar ketahanan ekonomi masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi yang terus fluktuatif,” jelas Yetro.
Selain itu, Yetro menyoroti pengendalian pengeluaran dan pengawasan anggaran. Pemerintah daerah kata dia, sudah menekankan pengelolaan belanja yang efektif dan efisien.
“Namun, pengawasan harus ditingkatkan untuk mencegah potensi kebocoran atau penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Penting ada sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel di setiap proses penggunaan anggaran,” imbuhnya.
Fraksi PDI Perjuangan berharap pembahasan teknis dalam rapat komisi dengan pihak eksekutif dapat memastikan anggaran yang disusun benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat Kalteng.
(Syauqi)












