PULANG PISAU – Semangat literasi di Kabupaten Pulang Pisau kembali bergaung setelah Asilia Yupita, siswi SMAN 1 Kahayan Tengah, dinobatkan sebagai Duta Baca Pulang Pisau Tahun 2025. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa'i bersama Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan membaca di kalangan pelajar.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa kehadiran duta baca bukan sekadar simbol, melainkan representasi generasi muda yang gemar belajar dan berpikir kritis. Ia berharap Asilia mampu menjadi contoh nyata bagaimana membaca dapat membentuk karakter unggul dan memperluas wawasan di era informasi yang serba cepat.
“Duta baca harus menjadi agen perubahan. Tunjukkan bahwa membaca bukan kewajiban sekolah, tetapi gaya hidup yang membawa manfaat besar bagi masa depan,” ujar Jayadikarta, Rabu 15 Oktober 2025.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pulang Pisau, drg Sopiyah, menjelaskan bahwa ajang Duta Baca tahun ini diikuti 34 pelajar dari delapan kecamatan. Para peserta berasal dari jenjang SMA, SMK, dan MA. Mereka melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari penulisan esai literasi, presentasi ide pengembangan minat baca, hingga wawancara dengan dewan juri.
“Setiap peserta wajib membaca minimal tiga buku sebagai syarat administrasi dan bahan uji pemahaman. Tujuannya agar duta baca yang terpilih benar-benar aktif, memahami nilai literasi, dan mampu menularkannya ke lingkungan sekitar,” terang Sopiyah.
Ia menambahkan, Duta Baca Pulpis diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan literasi di sekolah dan komunitas pelajar. Selain itu, mereka juga diharapkan berperan dalam menghidupkan kembali fungsi perpustakaan sebagai ruang kreativitas dan sumber pengetahuan.
“Kami ingin literasi menjadi budaya yang melekat di keseharian siswa, bukan sekadar slogan,” tutupnya. (ds)












