SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng menjalankan program literasi dengan menjadikan salah satu kapal patrolinya, dengan nomor pelayaran XVIII-2006, sebagai perpustakaan terapung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kapal ini menyediakan buku bacaan gratis bagi anak-anak di wilayah pesisir sungai, kapal tersebut rutin berpatroli di DAS Mentaya dengan membawa beragam jenis buku, mulai dari buku dongeng, majalah, hingga buku bergambar dan cerita.
Anak-anak pesisir sungai terlihat sangat antusias memanfaatkan layanan Kapal Melek Huruf ini untuk belajar dan membaca.
Rega seorang siswa SDN 5 Bapanggang Raya, mengungkapkan kegembiraannya.
“Senang ada Kapal Melek Huruf ini karena bisa mengisi waktu libur. Membaca buku cerita di sini asyik dan menyenangkan. Kalau ceritanya bagus dan belum selesai dibaca, kita juga boleh meminjam untuk dibawa pulang dan dilanjutkan,” tutur Rega.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra menambahkan bahwa hampir setiap hari ada anak-anak yang berkunjung di atas perpustakaan terapung itu.
“Sebagian dari mereka rutin meminjam buku karena masih penasaran dengan isi buku tersebut,” katanya, Kamis 16 Oktober 2025.
Polisi yang akrab disapa Dony itu menegaskan bahwa program ini adalah wujud kepedulian Polri, khususnya Ditpolairud Polda Kalteng, untuk turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia emas.(im/bs)












