PALANGKA RAYA – Sebuah ruko penjual bahan bakar eceran di Jalan Beliang Induk Nomor 191A, Palangka Raya, nyaris ludes terbakar bersama mobilnya pada Kamis sore, 16 Oktober 2025. Api diduga berasal dari percikan raket nyamuk elektrik yang digunakan pemilik rumah, tak jauh dari tumpahan bahan bakar jenis Pertalite.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.44 WIB. Saat itu, Febri (27), pemilik ruko sekaligus kios eceran BBM, tengah memindahkan Pertalite dari tangki mobil Calya ke dalam jeriken. Di saat bersamaan, ibunya sedang memburu nyamuk menggunakan raket nyamuk elektrik.
“Diduga percikan listrik dari raket itu menyambar uap BBM dan langsung menimbulkan kobaran api,” kata Sucipto, petugas Damkar Kota Palangka Raya, Kamis malam.
Api sempat membesar dan hamour melahap seluruh bangunan ruko dan mobil. Namun berkat kesigapan warga sekitar, kobaran api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
Menurut Sucipto, warga memanfaatkan pasir dari sekitar lokasi dan dua tabung alat pemadam api ringan (APAR) milik tetangga di seberang jalan untuk mengendalikan api.
“Warga cepat sekali bertindak. Mereka gotong royong memadamkan api dengan pasir dan APAR sebelum tim damkar tiba. Saat kami datang, api sudah padam, tinggal pendinginan saja,” ujar Sucipto.
Tim gabungan dari Damkar, Dishub, PLN, BPBD Kota, TNI, Polri, serta Karhutla Provinsi ikut mengamankan lokasi untuk mencegah kebakaran meluas. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
(Syauqi)












