PALANGKA RAYA – SDN 4 Palangka bekerja sama dengan Jurusan SEP-Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Dengan mengusung tema “Implementasi Kebun Sekolah Sebagai Kebun Edukatif”, kegiatan ini mengajak siswa belajar dari alam secara langsung-tidak hanya lewat buku pelajaran, tetapi melalui pengalaman nyata di kebun sekolah mereka sendiri.
Di dalam Ruang Inklusi sekolah, anak-anak duduk penuh antusias. Mereka mendengarkan materi tentang manfaat berkebun, mengenal bagian-bagian tanaman, memahami proses fotosintesis, hingga belajar teknik menanam sederhana. Suasana menjadi semakin hidup saat sesi kuis dimulai tawa pecah setiap kali ada yang berebut menjawab, apalagi ketika hadiah kecil berpindah tangan.
Usai belajar di dalam ruangan, semua peserta beralih ke halaman sekolah. Di sinilah keseruan sesungguhnya dimulai. Dengan cangkul kecil di tangan dan semangat besar di wajah, para siswa bersama guru, dosen, dan mahasiswa menata tanah, membuat bedengan, lalu menanam bibit kangkung, sawi, cabai, dan tomat. Kebun kecil itu pelan-pelan berubah menjadi ruang belajar terbuka, penuh warna, harapan, dan makna.
Ketua kegiatan, Dr. Betrixia Barbara, menjelaskan bahwa kebun sekolah bukan hanya tempat menanam sayuran, melainkan ruang belajar yang hidup.
“Kebun sekolah mengajarkan anak-anak tentang ilmu pengetahuan, kerja sama, dan tanggung jawab. Ini adalah pembelajaran yang menyenangkan sekaligus berkelanjutan,” ucapnya, Jumat 17 Oktober 2025.
Sementara itu, Kepala SDN 4 Palangka, Dr. Hartani, mengungkapkan rasa bangga melihat antusiasme siswanya.
“Anak-anak belajar langsung bagaimana menanam dan merawat tanaman. Mereka tidak hanya belajar sains, tapi juga belajar mencintai alam,” tambahnya.
Menjelang siang, kegiatan diakhiri dengan pembagian susu gratis simbol sederhana dari semangat hidup sehat dan gizi seimbang. Namun, yang paling berharga dari hari itu bukanlah hadiah atau minuman manis, melainkan pengalaman baru yang tertanam di hati para siswa.
“Kebun kecil di SDN 4 Palangka kini menjadi lebih dari sekadar halaman hijau. Ia tumbuh menjadi laboratorium hidup tempat anak-anak belajar, tumbuh, dan menumbuhkan kepedulian terhadap bumi,” ungkapnya. (yud)












