Raja Sungai Kembali ke Habitatnya: Tebar Ribuan Bibit Ikan Jelawat di Tanjung Rangas

IST/BERITASAMPIT - Dinas Perikanan Kabupaten , melalui program restocking, ribuan bibit ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) dilepas ke perairan umum daratan di Tanjung Rangas, Kecamatan Hilir, Kamis 9 Oktober 2025.

KUALA PEMBUANG – Upaya nyata menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan kembali dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten . Melalui program restocking, ribuan bibit ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) dilepas ke perairan umum daratan di Tanjung Rangas, Kecamatan Hilir, Kamis 9 Oktober 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten , Halidah, bersama jajaran pejabat bidang perikanan tangkap, staf dinas, serta Sekretaris Tanjung Rangas dan perangkat . Masyarakat pun turut antusias menyaksikan penebaran ikan yang disebut sebagai “Raja Sungai” Kalimantan ini.

Menurut Halidah, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pemulihan ekologi dan ekonomi di sektor perikanan darat. “Restocking bukan hanya soal menebar bibit ikan, tapi juga tentang menanam harapan bagi keseimbangan alam dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bibit ikan jelawat ditebar di sejumlah titik perairan umum yang telah ditetapkan sebagai zona konservasi lokal (lubuk larangan). Diharapkan, peningkatan populasi ikan ini akan memperkuat rantai makanan alami dan memperkaya keanekaragaman hayati perairan.

Selain berdampak ekologis, restocking juga menjadi indikator penting keberhasilan program kerja Dinas Perikanan. Peningkatan populasi jelawat yang tumbuh besar di alam akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi perikanan darat tanpa harus bergantung penuh pada budidaya.

Lebih dari itu, keberhasilan program ini diharapkan memperkuat citra positif pemerintah daerah sebagai pelopor pelestarian lingkungan yang berpihak pada rakyat. “Kami ingin memastikan bahwa generasi mendatang masih bisa melihat ikan jelawat berenang di sungai-sungai ,” kata Halidah.

Restocking ikan jelawat tahun 2025 menjadi simbol komitmen menjaga kedaulatan sumber daya ikan lokal. Ikan kebanggaan masyarakat Kalimantan ini diharapkan terus melestarikan kehidupan sungai, mendukung pariwisata perikanan, rekreasi memancing, dan ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

(ASY)

baca juga ...  Pemkab Seruyan dan DPRD Sepakat Ubah KUA-PPAS 2025, Plh Sekda: Demi Optimalisasi Pembangunan Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!