Karyawan Eks PT GAP Protes Pelayanan di Klinik Dinilai Tebang Pilih

IST/BERITASAMPIT - Sejumlah karyawan mengungkapkan kekesalan mereka terhadap pelayanan di klinik PT GAP.

SAMPIT – Sejumlah karyawan eks PT GAP Timur (Kotim) yang bergabung di PT Agrinas Palma Nusantara protes keras terhadap pelayanan tenaga medis di klinik PT GAP, pasalnya karena pelayanan dianggap tebang pilih, Jumat 17 Oktober 2025.

Kejadian ini bermula saat salah satu pasien ibu muda Yuana Asbanu sedang hamil delapan minggu mengalami mual-mual dan tidak nafsu makan, datang ke klinik untuk berobat namun ditolak oleh pihak perawat dan bidan yang bertugas di klinik tersebut.

Hal ini memicu terjadinya pertengkaran mulut sehingga mengundang perhatian semua orang yang berada di lokasi.

“Saat kami menemui bidan dan perawat yang bertugas di klinik tersebut yaitu saudari inisial E dan saudara B mereka menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi hanya karena miskomunikasi,” ungkapnya.

Alasannya, pasien saat datang ke klinik tidak membawa surat pengantar berobat dari perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja.

Sehingga pasien diminta kembali ke kantor untuk meminta surat pengantar berobat tersebut ke pihak kantor.

Setelah ia melapor kepada pihak kantor, malah memicu pihak pengurus Agrinas datang langsung ke klinik dan marah kepada petugas.

Sementara dari pihak petugas klinik merasa mereka tidak bersalah karena sudah menjalankan sesuai prosedur.

“Katanya memang mekanisme di klinik harus begitu,” ujarnya.

Beberapa karyawan yang merasa mendapatkan perlakuan kurang baik meminta agar petugas yang berada di klinik tersebut segera diganti. (Nardi)

baca juga ...  Road Race Tetap Digelar di Taman Kota Sampit, Start-Finish Dipindah demi Jaga Kenyamanan Ibadah dan Layanan Kesehatan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!