PURUK CAHU – Asa masyarakat pedalaman Murung Raya akhirnya terwujud. Sebanyak 22 desa kini resmi menikmati terang listrik berkat program Listrik Desa (Lisdes) tahun 2023 yang diresmikan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, di Desa Hingan Tokung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Rabu (10/9).
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama PLN Unit Induk Distribusi Kalselteng dan Kementerian ESDM, atas sinergi yang telah mewujudkan mimpi panjang masyarakat pelosok untuk merasakan energi listrik.
“Peresmian ini adalah bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok. Listrik bukan hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang baru untuk ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Heriyus.
Heriyus menegaskan, listrik menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan yang dapat menggerakkan roda perekonomian desa, memperkuat sektor pendidikan, dan meningkatkan kualitas hidup warga. Ia pun mengajak masyarakat ikut menjaga aset-aset listrik yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Manager PLN UP2K Kalselteng, Winardi, menjelaskan bahwa pembiayaan Lisdes bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam menghadirkan energi berkeadilan.
“Sejak 2022, PLN telah melistriki 10 desa, lalu 32 desa, dan kini 22 desa lagi berhasil terealisasi. Rasio desa berlistrik di Murung Raya meningkat dari 40,8 persen pada 2022 menjadi 65,6 persen, dan bulan depan ditargetkan mencapai 66,4 persen,” papar Winardi.
Adapun 22 desa penerima manfaat tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanah Siang (4 desa), Laung Tuhup (9 desa dan 1 kelurahan), serta Barito Tuhup Raya (8 desa). Dengan bertambahnya desa berlistrik ini, Murung Raya selangkah lebih maju menuju cita-cita besar: terang untuk seluruh pelosok tanpa terkecuali.












