SAMPIT – Upaya nyata dalam meningkatkan produktivitas petani sawit swadaya kembali dilakukan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) Region 3 dan 4. Melalui kegiatan pelatihan budidaya kelapa sawit yang digelar langsung di lahan petani, BGA berbagi ilmu dan pengalaman agar para petani mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.
Pelatihan yang digelar pada Rabu 22 Oktober 2025 ini diikuti 19 petani sawit swadaya serta dihadiri unsur pemerintah desa. Kegiatan berlangsung interaktif, dipenuhi antusiasme peserta yang ingin memperdalam pemahaman seputar budidaya sawit berkelanjutan.
“Pelatihan ini kami selenggarakan agar masyarakat sekitar yang memiliki kebun sawit dapat lebih produktif baik dari sisi hasil panen, pemahaman budidaya, hingga perencanaan biaya dan manajemen hasil,” ujar Isnanda, Manager Agronomi BGA Regional 3.

Menurut Isnanda, turunnya hasil panen sawit masyarakat dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius perusahaan. Melalui tim Riset dan Agronomi, BGA memberikan edukasi mulai dari teknik pemupukan, pengendalian hama, hingga penerapan praktik budidaya yang efisien dan terukur seperti yang diterapkan di tingkat perusahaan.
Antusiasme petani terlihat jelas saat sesi praktik lapangan berlangsung. Banyak peserta mengaku mendapat pengetahuan baru, terutama terkait efisiensi penggunaan bahan dan biaya. “Sekarang kami tahu cara mengukur dosis pupuk yang tepat, sehingga tidak boros tapi hasil tetap maksimal,” ungkap salah satu peserta.
Kepala Desa Pundu, Diyoe, yang turut hadir dan membuka acara secara resmi, menyampaikan apresiasi kepada BGA Group. “Program CSR seperti ini sangat bermanfaat. Selain mudah dipahami, pelatihannya juga praktis dan langsung bisa diterapkan oleh petani,” ujarnya.
Sementara itu, Sugianto, perwakilan petani peserta pelatihan, berharap kegiatan serupa terus berlanjut. “Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan mudah dipahami. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara perusahaan dan petani. Kami harap pelatihan seperti ini terus berlanjut dengan materi yang semakin luas,” tuturnya. (BS-1)











