Pemkab Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

MUHAMMAD SALEH/BERITASAMPIT  - Wakil Bupati ,  Efrensia L.P Umbing.

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kegiatan Pasar Tani dan Festival Pangan Lokal yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia Tahun 2025.

Wakil Bupati , Efrensia L.P. Umbing menyampaikan bahwa peringatan Hari Tani merupakan momentum untuk menghormati sekaligus mengapresiasi perjuangan para petani Indonesia dalam memajukan sektor pertanian dan menopang perekonomian .

“Demikian pula dengan peringatan Hari Pangan Sedunia, yang memberi makna penting dalam mewujudkan hak atas pangan bagi kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Hal ini mengingatkan kita bahwa pangan merupakan hak fundamental yang harus dijamin bagi semua orang,” ujar Efrensia belum lama ini. 

Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam menggerakkan ketahanan pangan yang berbasis kemandirian dan kedaulatan pangan.

Menurutnya, Pemkab secara serius dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Dimana upaya tersebut dituangkan dalam Program Strategis Unggulan Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2029, yaitu Program Tambun-Bungai. Salah satu fokusnya adalah Tambun-Bungai Mandiri, yang menitikberatkan pada optimalisasi produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan, peternakan, dan perkebunan.

“Berbagai langkah telah kami lakukan, antara lain melalui modernisasi dan mekanisasi pertanian, peningkatan akses serta distribusi pangan, diversifikasi pangan, hingga pemberdayaan petani,” jelasnya.

Meski demikian, lanjutnya, upaya tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan sumber daya manusia petani yang terampil dalam mengelola lahan, serta perlunya perubahan pola pikir masyarakat agar beralih ke mata pencaharian yang lebih berkelanjutan, salah satunya di bidang pertanian.

baca juga ...  Bupati Gunung Mas Hadiri Perayaan Natal Gabungan Tiga Persekutuan Gereja

“Kondisi ini memang tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Semua hal besar di masa depan berasal dari langkah kecil yang kita mulai hari ini,” tegasnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap ketahanan pangan, Pemkab terus melakukan pembenahan dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi alternatif.

 Salah satunya melalui kemitraan dengan PT Bank Pembangunan Kalteng, yang sejak tahun 2024 telah menggulirkan program Kredit Ketahanan Pangan Jaya (Ketapang Gaya).

Program ini memberikan kemudahan permodalan bagi petani dengan bunga khusus yang disubsidi oleh Pemkab Gumas, serta sistem pembayaran yang fleksibel melalui skema “Yarnen” (bayar setelah panen).

“Program ini kami harapkan dapat membantu petani untuk lebih produktif dan mandiri dalam mengembangkan usaha pertaniannya,” pungkas Efrensia. (ale)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!