Dewan Dapil 3 Kotim Sampaikan Hasil Reses, Infrastruktur-Pendidikan hingga Pertanian Perhatian

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kotim Dapil 3 Akhyannoor saat menyampaikan hasil reses.

SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Timur (Kotim) daerah pemilihan (Dapil) 3, Akhyannoor, menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses beberapa waktu lalu.

Kegiatan reses tersebut dilaksanakan pada 13 hingga 17 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan program pemerintah daerah berjalan sesuai dengan arah pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kotim.

“Reses ini menjadi sarana komunikasi langsung antara anggota dewan dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kami dapat menerima berbagai masukan, ide, kritik, dan saran yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah ke depan,” ungkap Akhyannoor politisi Gerindra ini, Kamis 30 Oktober 2025.

Dari hasil pelaksanaan reses, lanjutnya, terdapat sejumlah aspirasi dan usulan prioritas yang dihimpun masyarakat di tiga bidang utama, yaitu infrastruktur, pendidikan, dan pertanian. 

Akhyannoor menegaskan bahwa semua masukan ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Di bidang infrastruktur, masyarakat banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang rusak dan sulit diakses, yang berdampak pada mobilitas serta aktivitas ekonomi. Mereka berharap ada perbaikan jalan, pembangunan jembatan, dan normalisasi sungai agar kegiatan masyarakat bisa berjalan lancar.

Sementara di bidang pendidikan, aspirasi masyarakat fokus pada kondisi sarana dan prasarana sekolah yang rusak, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, dan toilet sekolah. Fasilitas tersebut dinilai perlu segera diperbaiki untuk mendukung kualitas belajar-mengajar.

Sedangkan pada bidang pertanian, masyarakat di wilayah selatan Kotim seperti Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, dan Pulau Hanaut, berharap adanya bantuan alat pertanian modern, kelancaran distribusi pupuk dan BBM, serta perbaikan jalan pertanian. 

baca juga ...  DPRD Kotim Tegas! Tolak Wacana Penghapusan TPP ASN

Hal ini penting untuk menunjang produktivitas petani dan mendukung keberhasilan program ketahanan pangan serta food estate di Kalteng.

“Berbagai aspirasi yang kami terima akan kami tindak lanjuti bersama pemerintah daerah agar menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan ke depan,” tutup Ketua Komisi II ini. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!