Viral! Warga Jemaras Tambal Jalan Rusak Pakai Semen demi Selamatkan Pengendara

IST/BERITA SAMPIT - Tangkapan layar dari video viral yang beredar yang menunjukan beberapa orang warga menambal jalan dengan semen.

SAMPIT – Ketika harapan pada pemerintah tak kunjung tiba, warga Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten (Kotim), memilih bergerak sendiri. Aksi spontan mereka menambal jalan rusak dengan semen menjadi viral di media sosial dan menuai banyak simpati.

Dalam video berdurasi 59 detik yang beredar luas, tampak beberapa pria berpeluh di bawah terik matahari, mengaduk semen dan menambal lubang di jalan lintas provinsi yang sudah lama rusak parah.

Banyak yang menilai, seharusnya perbaikan jalan seperti itu menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan warga yang harus turun tangan sendiri.

Dalam video itu terdengar suara seorang pria yang mengatakan aksi tersebut dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.

“Kami lakukan ini untuk membantu sesama, agar tidak ada lagi korban. Sudah tiga kali terjadi kecelakaan di sini. Kalau menunggu dari pihak provinsi, bisa-bisa korban bertambah,” ucapnya dalam video tersebut.

Jalan lintas provinsi di Km 38 Jemaras itu diketahui memang sudah lama rusak dan sering menjadi lokasi kecelakaan. Namun hingga kini, perbaikan yang dilakukan pemerintah hanya bersifat sementara dan belum menyentuh seluruh titik yang bermasalah.

Kepala Jemaras, Moju Betti Suheru, membenarkan kegiatan perbaikan jalan oleh warga secara swadaya tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan memang sudah lama dikeluhkan masyarakat, sementara perbaikan dari pihak provinsi tak kunjung dilakukan.

“Benar, di kilometer 38 itu jalan provinsi. Memang sudah rusak dan berulang kali diperbaiki warga. Dulu sudah pernah ditinjau dan ditandai oleh pihak pemeliharaan jalan, tapi belum juga diperbaiki sampai sekarang,” ujar Moju, Sabtu 1 November 2025.

Menurutnya, warga sudah berulang kali melakukan perbaikan sederhana dengan menimbun tanah. Namun setiap kali hujan turun, timbunan itu hilang dan lubang kembali menganga.

Karena tidak ada tindakan dari pemerintah, warga akhirnya berinisiatif menggunakan semen agar jalan bisa sedikit lebih baik.

“Sudah sering warga timbun pakai tanah, tapi percuma. Jadi kali ini mereka coba semen supaya lebih kuat. Semua itu murni inisiatif masyarakat karena tidak ada perhatian dari pemerintah,” tegasnya.

Moju menambahkan, kerusakan jalan di wilayah Jemaras tidak hanya terjadi di satu titik. Beberapa ruas lainnya juga dalam kondisi serupa dan berpotensi membahayakan pengendara.

“Yang diperbaiki warga itu kebetulan titik yang paling sering terjadi kecelakaan. Kami hanya berharap jalan ini segera diperbaiki secara menyeluruh. Jangan menunggu ada korban lagi baru bertindak,” pungkasnya dengan nada kecewa.

(Utomo)

baca juga ...  Patroli Kamtibmas di Daerah Rawan Malam Hari Ditingkatkan Sat Samapta Polres Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!