PANGKALAN BUN – Sebanyak 70 kontingen dari Kabupaten Kobar mengikuti kegiatan Chef de Mission (CDM) Meeting Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu 2 Nopember 2025, dibuka Wamenpora Taufik Hidayat.
Dalam sambutannya, Wamenpora Taufik Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan CDM Meeting ini menjadi langkah awal penting dalam mempersiapkan dua ajang olahraga pelajar terbesar di Indonesia tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan setiap daerah dalam membina atlet muda yang akan menjadi tulang punggung prestasi olahraga nasional di masa mendatang.
“Kita tidak hanya menyiapkan event olahraga, tetapi juga membangun karakter, semangat sportivitas, dan solidaritas di kalangan pelajar seluruh Indonesia,” ujar Taufik Hidayat.
Ia juga berharap agar para pimpinan kontingen dapat menjadi teladan dalam membina semangat kebersamaan dan profesionalitas selama persiapan menuju POPNAS dan Peparpenas 2025.
Kegiatan CDM Meeting ini dihadiri oleh perwakilan dari 38 provinsi se-Indonesia, masing-masing membawa sekitar 70 orang anggota kontingen.
Para peserta terdiri dari pimpinan kontingen, pelatih, tenaga pendamping, serta perwakilan dinas pemuda dan olahraga daerah. Acara ini menjadi momentum strategis untuk membahas teknis penyelenggaraan, regulasi pertandingan, dan kesiapan tuan rumah dalam menyambut ribuan atlet pelajar.
Dari Kalimantan Tengah, Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah hadir sebagai Chef de Mission (CDM) atau pimpinan kontingen POPNAS Kalteng. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan olahraga pelajar di provinsi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hj. Nurhidayah menegaskan komitmennya untuk membawa semangat juang tinggi dari para atlet muda Kalteng.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para atlet pelajar agar tampil maksimal dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah,” ungkap Hj. Nurhidayah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai penting dalam membangun koordinasi nasional bidang olahraga pelajar.
Selain sesi pembukaan, kegiatan CDM Meeting juga diisi dengan paparan teknis dari panitia pusat mengenai sistem pertandingan, verifikasi peserta, hingga mekanisme penginapan dan transportasi. Para peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan penyelenggara untuk memastikan kesiapan logistik dan jadwal pelaksanaan POPNAS XVII serta Peparpenas XI tahun depan.
Kegiatan ini turut diwarnai dengan sesi dialog interaktif antara Wamenpora, perwakilan KONI, dan pimpinan kontingen daerah.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan aspirasi dari daerah disampaikan guna memastikan pelaksanaan POPNAS dan Peparpenas berjalan lancar, inklusif, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan olahraga pelajar di seluruh Indonesia.
Rangkaian CDM Meeting ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan agenda pembekalan, simulasi teknis, serta kunjungan lapangan ke beberapa fasilitas olahraga di Jakarta. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap setiap kontingen dapat pulang dengan bekal informasi lengkap untuk mempersiapkan atletnya menghadapi ajang nasional mendatang.
Dengan dibukanya kegiatan CDM Meeting ini, diharapkan seluruh kontingen semakin solid dan siap memberikan penampilan terbaik pada POPNAS XVII dan Peparpenas XI Tahun 2025. (man)












