KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan kegiatan operasi pasar murah dalam rangka stabilisasi harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan (HBKN) tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Kota Kuala Kurun, Senin 3 Oktober 2025.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Supervisi Budi, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok serta mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Operasi pasar ini bertujuan untuk menyediakan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, membantu menjaga daya beli, serta memastikan harga kebutuhan tetap stabil menjelang hari besar keagamaan,” ungkapnya.
Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah dan kurang mampu. Dalam operasi pasar yang digelar di Kecamatan Kurun tersebut, pemerintah menyediakan 1.000 paket bahan pokok bersubsidi.
Adapun isi setiap paket meliputi, beras premium merk Lahap 10 kilogram, mula pasir 2 kilogram, mnyak goreng 2 liter
“Dalam operasi pasar ini, kita memberikan subsidi sebesar Rp70.000 per paket, sehingga harga yang dibayarkan masyarakat jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Rinciannya, beras disubsidi Rp50.000, gula pasir Rp10.000, dan minyak goreng Rp10.000,”bebernya.
Dia menyebutkan bahwa, pelaksanaan operasi pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar serta menciptakan stabilitas harga di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Dengan harga yang lebih terjangkau, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga,” tutupnya. (ale)












