SAMPIT – Penutupan total jalan utama di Desa Bawan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menuai keluhan warga. Pasalnya, mereka terpaksa melewati jalan alternatif yang kondisinya rusak parah. Di tengah sorotan publik ini, Kepala Desa Bawan, Wawan Setiawan Marang, akhirnya angkat bicara pada Sabtu 8 November 2025.
Warga mengeluhkan akses yang makin sulit dilalui, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang hendak ke Kelurahan Kuala Kuayan. Jalan utama ditutup total lantaran adanya proyek semenisasi jalan yang tengah dikerjakan di wilayah Desa Bawan.
Menanggapi keresahan itu, Kades Wawan menegaskan bahwa proyek semenisasi tersebut bukan proyek desa, melainkan program milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Bukan proyek desa, proyek semenisasi itu merupakan proyek Pemda melalui dinas PUPR Kotim, sebagaimana tercantum pada papan proyek,” tegas Wawan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan kontraktor agar memperhatikan akses bagi warga, terutama untuk anak-anak sekolah dan pengendara roda dua yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
“Kita sudah koordinasikan agar tetap memperhatikan akses untuk lalu lintas untuk pengendara motor khususnya untuk anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Wawan berharap agar proyek semenisasi di desanya itu dapat rampung tepat waktu dan mengutamakan kualitas, bukan sekadar mengejar target akhir tahun.
“Harapan kita pekerjaan proyek ini bisa berjalan lancar dengan baik, jangan sampai hanya kejar tayang karena akhir tahun,” ungkapnya dengan nada tegas.
(Utomo)











