SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng kembali menunjukkan semangat kepedulian sosial dan toleransi melalui kegiatan Bakti Religi di Kecamatan Mentaya, Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Jumat 14 November 2025.
Kegiatan ini secara khusus difokuskan pada pembersihan empat rumah ibadah dari agama yang berbeda, yaitu Masjid Nurul Huda, Gereja Maranata, Pura Tri Bhuana Agung dan Balai Basarah Penyang Hatampung.
Personel Ditpolairud Polda Kalteng, didampingi masyarakat sekitar dan mahasiswa, bahu-membahu membersihkan area ibadah. Aksi kolaboratif ini menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan menjadi simbol nyata dari kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Bakti Religi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan menjelang HUT Ke-75 Korps Airud, yang puncaknya akan diperingati pada 1 Desember 2025.
Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata semangat Ditpolairud dalam menebar kebaikan dan menjaga kerukunan.
“Melalui Bakti Religi ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan rasa saling menghormati di tengah masyarakat. Ditpolairud tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan toleransi,” ujar Kombes Dony Eka Putra.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Semangat ‘Bhakti Ditpolairud untuk Indonesia' bukan sekadar slogan. Kami ingin terus berbuat, walau dari hal kecil seperti membersihkan tempat ibadah, karena di sanalah nilai kemanusiaan dan persaudaraan tumbuh,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Kalteng berharap kehadirannya dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat serta mempererat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan warga.(im/bs)












