KUALA KAPUAS – Sabtu 15 November 2025 menjadi momentum penutup yang penuh energi bagi Turnamen Bola Voli Laskar TBN Cup 3, ketika Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (EKP) yang juga Ketua KONI Kapuas, Septedy, hadir langsung menyaksikan final sekaligus memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat.
Turnamen yang digelar di Lapangan Bola Voli Laskar TBN di Handel Tabalien RT 5, Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak, menghadirkan pertandingan puncak antara tim Maulana AC dan Galaxy. Duel tersebut berlangsung sengit dan ditonton ratusan warga yang memadati area lapangan pasir, menambah suasana meriah hingga akhir laga.
Septedy saat dikonfirmasi Minggu 16 November, menilai penyelenggaraan turnamen tingkat desa tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap bola voli terus tumbuh, meski fasilitas yang digunakan sederhana. Ia menyebut antusiasme warga menjadi bukti kuat bahwa olahraga mampu menjadi ruang kebersamaan sekaligus pembinaan bakat.
Menurutnya, pelaksanaan turnamen di lingkungan kampung dengan sarana seadanya justru menghadirkan keunikan tersendiri. Ia berharap ajang semacam ini dapat terus digelar agar menjadi ruang lahirnya atlet-atlet muda dari desa yang kelak dapat memperkuat Kabupaten Kapuas di tingkat regional maupun nasional.
Septedy juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan fasilitas olahraga. Cabang bola voli, kata dia, terbukti menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat yang layak mendapat perhatian lebih, baik dari sisi pembinaan maupun sarana pendukung.
Ia juga meminta KONI Kapuas bersama PBVSI untuk terus melakukan pemantauan terhadap potensi atlet desa, mengingat banyak talenta lokal yang hanya membutuhkan ruang dan kesempatan untuk berkembang. Pembinaan berkelanjutan dinilainya sangat penting agar bibit-bibit muda tidak berhenti pada ajang tingkat desa saja.
Turnamen Laskar TBN Cup 3 Tahun 2025 sendiri menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah kegiatan komunitas mampu berkembang menjadi wadah pembinaan olahraga. Selain mempererat hubungan sosial masyarakat, turnamen ini juga membuka peluang bagi munculnya calon atlet yang siap membawa nama Kapuas ke jenjang lebih tinggi. (ds)












