SAMPIT – Pergantian pimpinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotawaringin Timur (Kotim) menandai babak baru peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan, Selasa 18 November 2025.
Jabatan Kepala Disdukcapil yang sebelumnya diemban Agus Tripurna Tangkasiang selama tujuh tahun kini resmi diserahterimakan kepada Wiyono.
Agus kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kotim, sementara Wiyono sebelumnnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim.
Wiyono menegaskan komitmennya melakukan peningkatan kualitas pada aspek pelayanan teknis maupun administrasi. Ia mengatakan sejak hari pertama, prioritas utamanya adalah meningkatkan akurasi data kependudukan yang menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Data yang akurat dan mutakhir adalah fondasi penyusunan program daerah. Kami akan memastikan setiap unsur di Disdukcapil bergerak memperbaiki sistem pelayanan agar benar-benar dirasakan masyarakat Kotim,” tegasnya.
Selain pembenahan internal, Wiyono juga menempatkan perluasan akses layanan sebagai agenda utama. Layanan daring dan tatap muka disebutnya harus hadir secara merata, termasuk bagi warga di wilayah pelosok. Menurutnya, dokumen kependudukan adalah kunci utama untuk mengakses layanan formal seperti pendidikan, pekerjaan, hingga pembukaan usaha.
Meski indikator kinerja Disdukcapil saat ini berada pada jalur positif, masih terdapat capaian yang perlu digenjot. Perekaman KIA yang baru mencapai 72,42 persen serta kepemilikan akta kelahiran pada angka 49,11 persen menjadi perhatian khusus. Cakupan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan akta perkawinan juga masih perlu ditingkatkan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemanfaatan layanan berbasis digital dinilai sebagai langkah strategis. Kondisi geografis Kotim yang luas membuat sistem pelayanan online menjadi solusi efektif bagi masyarakat.
“Sekarang serba digital. Kita maksimalkan layanan berbasis online agar masyarakat bisa menghemat waktu, biaya, dan tidak perlu melakukan perjalanan jauh,” ujar Wiyono.
Selain penguatan digitalisasi, Disdukcapil juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan, RSUD dr Murjani, DPMD, hingga Dinas Kominfo. Menurut Wiyono, sinergi antarinstansi sangat penting untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan di seluruh wilayah Kotim.
Wiyono memastikan koordinasi dan soliditas ASN Disdukcapil akan terus ditingkatkan demi menghadirkan layanan adminduk yang semakin optimal bagi masyarakat. (nardi)












