Kotim Bertekad Tampil Maksimal pada Ajang Pesparani Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Kontingen Pesparani Kotim saat pelepasan resmi oleh Bupati Kotim Halikinnor.

SAMPIT – Bupati Kabupaten (Kotim) Halikinnor melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) untuk berkompetisi pada ajang Pesparani Katolik perdana tingkat Provinsi yang berlangsung 21–24 November 2025 di .

Kontingen Kotim akan bersaing dengan peserta dari 12 kabupaten dan kota se-. Pemerintah dan panitia berharap seluruh peserta mampu tampil optimal dan mengharumkan nama daerah. 

Keikutsertaan ini menjadi tonggak sejarah karena Kotim baru pertama kali ambil bagian sejak Pesparani digelar, ini sebagai langkah penting dalam memperkuat pembinaan seni gerejani di daerah. 

Ia mengingatkan bahwa Pesparani bukan sekadar arena lomba, tetapi juga ruang penguatan keberagaman dan kebersamaan.

“Hari ini kita melepas Kontingen Pesparani Kotim. Ini menjadi pertama kalinya kita ikut serta. Kita bersyukur bisa berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun ini,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki bangsa merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Pesparani disebutnya sebagai wadah yang mempererat pembinaan iman sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebhinekaan. 

“Indonesia ini beragam suku, agama, dan latar belakang, tetapi tetap satu dalam Bhineka Tunggal Ika,” tutur Bupati.

Halikinnor juga meminta seluruh peserta menjaga kedisiplinan, fokus pada latihan, serta menjaga selama mengikuti rangkaian kegiatan. Ia menekankan bahwa performa yang baik akan lahir dari persiapan yang matang. 

“Gunakan waktu untuk berlatih. Jangan terlalu banyak berjalan-jalan. Jaga kondisi fisik, terutama suara, supaya saat tampil bisa maksimal,” pesannya.

Meski keikutsertaan tersebut membawa misi silaturahmi dan pembinaan, Halikinnor menegaskan bahwa prestasi tetap menjadi ukuran kualitas pembinaan daerah. 

Ia menyampaikan bahwa jika kontingen berhasil meraih prestasi, hal itu akan menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan telah berjalan efektif. Pemkab Kotim turut memberikan dukungan anggaran sebesar Rp400 juta untuk keperluan peserta.

baca juga ...  Hajatan Cabang FIF Group Disambut Meriah Warga Sampit, Tawarkan Promo, Aksi Sosial dan Fun Run

Ketua Pesparani Katolik Kotim Adrianus Salampak menjelaskan bahwa sebanyak 128 peserta dikirim untuk mengikuti 10 cabang lomba. Persiapan telah dilakukan sejak Agustus melalui seleksi serta latihan intensif. Ia menilai ajang perdana tingkat provinsi ini menjadi tolok ukur pembinaan Pesparani di Kotim. 

“Harapan kita bisa membawa pulang beberapa emas dan menjadi wakil di tingkat pada 2027,” tegasnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!