Gubernur Minta ABPEDNAS Perkuat Transparansi dan Kolaborasi untuk Majukan di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Gubernur H. Agustiar Sabran saat melantik Pengurus DPD dan DPC ABPEDNAS periode 2025-2030 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 21 November 2025.

Gubernur (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa penguatan tata kelola perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peran aktif Badan Permusyawaratan (BPD).

Pesan itu ia sampaikan saat melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Indonesia (ABPEDNAS) Provinsi Kalteng periode 2025-2030, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 21 November 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menilai ABPEDNAS memiliki fungsi strategis sebagai ruang komunikasi dan penyampaian aspirasi anggota BPD.

Ia menegaskan bahwa keberadaan organisasi ini harus menjadi motor penguatan tata kelola yang lebih transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“ABPEDNAS adalah wadah penting bagi BPD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, memperkuat pengawasan, dan memastikan dikelola dengan baik. Semua ini pada akhirnya bermuara pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan warga ,” ujar Gubernur.

Ia menekankan bahwa pembangunan merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi terus mendorong kebijakan yang berpihak pada , baik dari aspek pemberdayaan, peningkatan ekonomi lokal, maupun penguatan kelembagaan .

“Kita meyakini bahwa adalah fondasi kemajuan daerah. Kalau maju, maka daerah akan berkembang lebih cepat,” tegasnya.

Dengan resminya kepengurusan ABPEDNAS Kalteng periode 2025-2030, Gubernur berharap organisasi ini mampu melahirkan jejaring kerja yang kuat dan program yang terukur. Ia meminta para pengurus untuk menghasilkan langkah konkret yang bisa langsung dirasakan masyarakat .

“Harus ada kolaborasi yang solid, program yang jelas, dan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Itu yang kita harapkan dari ABPEDNAS,” tambah Agustiar.

Ia juga mengingatkan agar BPD tetap menjaga sinergi dengan pemerintah , tetap berada dalam koridor regulasi, serta terus mengedepankan komunikasi yang harmonis agar dapat berjalan efektif dan akuntabel.

(Sya'ban)

baca juga ...  Evaluasi Program Stunting 2025, Pemprov Kalteng Kolaborasi dengan BPKP
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!