LAMANDAU – Puluhan petani kelapa sawit dari Kecamatan Lamandau mengikuti Temu Alumni Sekolah Lapangan Kelapa Sawit yang digelar Solidaridas Indonesia, sebuah organisasi internasional yang fokus pada pembangunan sektor pertanian berkelanjutan.
Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan SDA Kabupaten Lamandau, mewakili Bupati Lamandau Meigo Bisel mengatakan harus memperkuat hubungan antarpetani sekaligus mengevaluasi penerapan ilmu lapangan yang telah diberikan selama program berlangsung.
Meigo menegaskan bahwa penting untuk mempercepat peningkatan kompetensi petani.
“Petani adalah ujung tombak sektor perkebunan. Kegiatan seperti ini membantu mereka lebih siap bersaing, lebih inovatif, dan lebih memahami standar perkebunan yang ramah lingkungan,” jelasnya.
Program Sekolah Lapangan Kelapa Sawit yang telah berjalan beberapa tahun terakhir terbukti memberikan perubahan signifikan, terutama dalam peningkatan kualitas panen, efisiensi penggunaan pupuk, serta pengenalan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Solidaridad Indonesia menyampaikan bahwa pendampingan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi juga akan terus dilanjutkan melalui kolaborasi jangka panjang bersama pemerintah daerah.
“Keberhasilan para alumni dapat memicu semangat petani lain untuk menerapkan praktik perkebunan yang lebih profesional dan berkelanjutan,” pungkasnya. (andre)












