PALANGKA RAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah meminta dukungan insan pers untuk turut meluruskan informasi terkait program strategis Gubernur Kalimantan Tengah, khususnya Program Kartu Huma Betang yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai pertanyaan di masyarakat terkait program tersebut, sehingga diperlukan penyampaian informasi yang tepat, akurat, dan sesuai dengan fakta yang telah disampaikan oleh Gubernur.
“Kami sebagai perangkat daerah yang menjadi corong informasi pemerintah sering menerima pertanyaan terkait Kartu Huma Betang. Seperti yang telah disampaikan Bapak Gubernur, program ini akan direalisasikan pada tahun 2026. Oleh karena itu di tahun 2025 ini, mari sama-sama kita luruskan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.
Selain itu di era digital saat ini, informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, sehingga diperlukan kehati-hatian dan tanggung jawab bersama dalam menyampaikan pemberitaan kepada publik.
“Media memiliki posisi strategis sebagai saluran utama penyampai informasi yang kredibel, sehingga sangat diharapkan mampu menjadi penyeimbang terhadap maraknya informasi tidak benar atau hoaks yang beredar di media sosial,” tambahnya.
Dalam hal ini juga mengajak rekan-rekan media untuk tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan menjadikan data serta fakta sebagai dasar utama pemberitaan, agar masyarakat tidak salah memahami kebijakan yang sedang disiapkan pemerintah.
“Selain itu juga berharap sinergi antara Diskominfosantik dan insan pers terus terjalin dengan baik, sehingga seluruh program pembangunan yang dirancang Gubernur beserta jajaran dapat tersampaikan secara utuh, jelas, dan membawa optimisme bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ungkapnya. (yud)












