MUARA TEWEH – Meski memberikan apresiasi, Fraksi Aspirasi Rakyat (F-AR) DPRD Kabupaten Barito Utara menyampaikan sejumlah masukan konstruktif terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan oleh Bupati Shalahuddin.
Dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat 21 November 2025, Ketua F-AR Hasrat, mengemukakan tiga poin utama masukan fraksinya. Pertama, terkait pendapatan daerah, F-AR mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih progresif.
“Kami percaya potensi PAD dapat dikuatkan melalui inovasi kebijakan yang lebih kreatif dan modern, seperti digitalisasi perpajakan, penataan ulang basis retribusi, dan pemanfaatan aset daerah secara lebih produktif,” jelas Hasrat.
Kedua, pada aspek belanja, fraksi ini meminta agar alokasi belanja modal untuk infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta sarana kesehatan dan pendidikan, harus dipastikan terlaksana secara merata hingga ke desa–desa.
Ketiga, F-AR meminta penjelasan lebih rinci mengenai proyeksi pembiayaan daerah yang nol rupiah.
“Dengan semangat transparansi, kami memohon penjelasan mengenai proyeksi SILPA, pertimbangan atas tidak adanya penyertaan modal daerah, serta posisi kewajiban fiskal jangka panjang,” papar Hasrat.
Seluruh masukan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab DPRD untuk memastikan kesehatan fiskal daerah yang stabil dan berkelanjutan, serta agar APBD 2026 benar-benar dapat menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. (isk)












