PULANG PISAU – Dengan penuh optimisme, Kabupaten Pulang Pisau resmi melepas 100 duta seni untuk berlaga pada Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di Muara Teweh. Pelepasan yang berlangsung di Aula Banama Tingang pada Sabtu 22 November 2025 itu menjadi penanda kesiapan Pulang Pisau mengincar prestasi tertinggi.
Ketua Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Pulang Pisau, Ame, menyampaikan bahwa rombongan yang diberangkatkan terdiri dari sekitar 70 peserta lomba dan 30 orang official serta pendamping. Mereka merupakan hasil seleksi dari empat kecamatan, yakni Kahayan Hilir, Jabiren Raya, Pandih Batu, dan Kahayan Tengah.
Ame menjelaskan bahwa tahun ini Pulang Pisau mengikuti hampir seluruh cabang yang dipertandingkan. Mulai dari kandayu, menandak, ngarungut, hingga membaca Kitab Suci Penaturan. Khusus cabang kandayu, peserta Pulang Pisau turun di berbagai kategori, baik anak-anak, remaja, dewasa, perorangan, maupun beregu.
Menurutnya, persiapan kontingen sudah dilakukan sejak jauh hari melalui latihan rutin di kecamatan serta seleksi tingkat kabupaten yang dipusatkan di Desa Tugung. Rangkaian persiapan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dengan persiapan ini kami sangat optimis. Tahun lalu kita berada di posisi tiga besar, tahun ini kami menargetkan naik menjadi juara dua atau bahkan juara pertama,” tegas Ame.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, sikap, serta mampu berbaur dengan kontingen dari daerah lain. Festival yang diikuti 13 kabupaten dan satu kota tersebut, menurutnya, bukan hanya ajang kompetisi seni, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan antar daerah.
Dengan semangat dan kesiapan yang matang, kontingen Pulang Pisau diharapkan mampu membawa pulang prestasi membanggakan. Dukungan dan doa masyarakat menjadi kekuatan tambahan untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. (ds)












