STIH Habaring Hurung Sampit Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung RI

NARDI/BERITASAMPIT - Suasana kuliah umum di STIH Habaring Hurung Sampit dengan hadirnya Jaksa Agung Muda Pengawasan.

SAMPIT – Sekolah Tinggi Ilmu (STIH) Habaring Hurung Sampit (Kotim) menggelar Kuliah Umum bersama Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI, Rudi Margono, Selasa 25 November 2025.

Tak hanya mahasiswa, kegiatan kuliah umum turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol, Wakil Bupati Kotim Irawati, Ketua DPRD Kotim Rimbun, Kepala Kejari Kotim Nur Akhirman, Pj Sekda Kotim Umar Kaderi serta jajaran pejabat lainnya.

Kehadirannya memberi ruang dialog langsung dengan mahasiswa mengenai penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kontribusi akademisi terhadap kemajuan masyarakat.

Rudi Margono menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun inovasi yang berdampak bagi publik. “Mahasiswa sebagai akademisi harus mampu mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya. 

Ilmu yang dipelajari harus diwujudkan dalam karya dan inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Sehingga keberadaan STIH Habaring Hurung ini bisa dirasakan masyarakat, stake holder melalui rumusan-rumusan, inovasi terobosan bidang bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Ketua Yayasan Habaring Hurung, Yuendri Irawanto menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan kesempatan langka dan berharga bagi mahasiswa. 

“Tidak semua kampus bisa menghadirkan Jaksa Agung Muda. Ini pengalaman spektakuler bagi STIH, dan kami berharap mahasiswa memanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Ia berharap agar apa yang disampaikan pemateri yaitu tentang pengabdian, penulisan karya ilmiah, atau skripsi mahasiswa harus mampu berperan atau dorongan manfaat untuk pemerintah daerah .

“Dari sisi lain juga pemerintah didorong bagaimana berkontribusi mendukung dalam kegiatan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Mahasiswi STIH Sampit, Wahyu Ceria mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi terima kasih pada semua pihak yang terlibat mendukung suksesnya atas kegiatan tersebut.

baca juga ...  MBG SPPG Yos Sudarso Jadi Harapan Warga Ekonomi Lemah

“Ini sejarah bagi kami. Tidak mudah menghadirkan tokoh ke kampus. Kami berharap pertemuan ini bukan pertama dan terakhir namun hubungan seperti ini terus berlanjut dan menjadi awal kolaborasi yang lebih besar bagi STIH,” katanya.

Mahasiswa semester 7 yang akrab disapa Rere ini menambahkan bahwa mahasiswa STIH selama ini aktif menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pengabdian ke hingga penyusunan draf sejumlah Raperda yang disampaikan kepada Pemkab dan DPRD Kotim. 

Ia menegaskan bahwa mahasiswa STIH tidak hanya dikenal lewat aksi turun ke jalan, tetapi juga melalui pemikiran kritis dan karya intelektual di lingkungan kampus. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!