SAMPIT – Kasus tabrak lari yang merenggut nyawa seorang wanita di Jalan Jenderal Sudirman KM 7, Kota Sampit, beberapa waktu lalu, menyisakan cerita pilu yang menyentuh hati. Setelah sempat kebingungan di lokasi kejadian, sang anak yang menjadi saksi hidup tragedi itu kini akhirnya bisa kembali ke pelukan keluarga.
Sebelumnya, insiden tersebut menimpa satu keluarga kecil. Terduga pelaku yang diduga menabrak mereka langsung melarikan diri, meninggalkan korban di jalan. Akibat kecelakaan itu, sang ibu meninggal dunia di tempat, sementara suaminya mengalami luka serius. Di saat bersamaan, anak korban sempat terlihat kebingungan, bahkan sempat mencari keluarga yang bisa menjemputnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kotim, AKP Hariyanto, memastikan bahwa anak tersebut kini telah dijemput dan dibawa pulang oleh keluarga terdekat.
“Terduga pelaku sudah diamankan dan anak korban laka sudah dijemput oleh keluarganya,” kata Hariyanto, Rabu 26 November 2025.
Namun meski sang anak sudah berada di tempat aman, perjuangan sang ayah belum usai. Ia saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU, mendapat pengawasan medis ketat akibat cedera yang cukup parah.
“Ayahnya masih menjalani perawatan intensif,” tambahnya.
Di balik keberhasilan polisi mengamankan terduga pelaku, identitas korban maupun pelaku hingga kini belum dipublikasikan. Pihak kepolisian masih menunggu proses lanjutan dan pendalaman kasus.
Untuk itu, Kasatlantas Polres Kotim mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan bertanggung jawab jika terlibat dalam suatu kecelakaan.
“Saya menghimbau untuk masyarakat kembali meningkatkan kedisplinan dalam lalu lintas. Keselamatan di jalan tugas dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
(Utomo)












