PALANGKA RAYA – Edy Pratowo secara resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kalteng. Langkah ini diambil menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar IX yang akan digelar di Palangka Raya pada 29 November 2025 mendatang.
Edy Pratowo tiba di Kantor DPD Golkar Kalteng, Jalan Imam Bonjol, pada Rabu 26 November 2025, sekitar pukul 12.12 WIB siang. Ia tampak mengenakan kemeja lengan pendek khas Golkar berwarna kuning.
Kedatangan Edy disambut langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Kalteng IX, Siti Nafsiah dan Ketua DPD Golkar Kalteng Ruslan dan jajaran pengurus Golkar.
Usai menerima formulir, Edy Pratowo menyampaikan optimismenya terkait pencalonan ini. Ia menegaskan kesiapannya untuk melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan.
“Berkenaan Musda Golkar ke-IX, kami salah satu yang mendaftar di hari pertama ini sejak pendaftaran dibuka hari ini,” ujar Edy yang merupakan Wakil Gubernur Kalteng ini kepada awak media, Rabu, 26 November 2025.
“Kami sudah mengambil blangko formulir dan nanti akan kami isi, kami lengkapi sesuai dengan batas waktu besok (Kamis, 27 November 2025) sampai dengan pukul 18.00 WIB,” tambahnya.
Edy menekankan bahwa pendaftarannya ini merupakan bagian dari proses keberlanjutan roda organisasi partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Tentu kami mendaftar ini untuk keberlanjutan saja, untuk mendaftarkan diri. Masalah musdanya nanti di musda, kan begitu,” katanya.
“Intinya sebagai kader Partai Golkar, DPD sudah memberikan kesempatan, silakan kader yang mendaftar. Kami salah satu yang mendaftar,” imbuhnya.
Saat ditanya perihal rekomendasi dukungan dari DPD kabupaten/kota yang sudah didapat, Edy menyatakan hal itu akan terlihat setelah berkas dikembalikan.
“Nanti kan di kelengkapan ya, kelengkapan persyaratan itu ada ketentuan berapa presentasenya yang menjadi syarat. Itu nanti akan dikembalikan ke SC, nanti SC yang akan memverifikasi,” jelasnya.
Ditanya ulang mengenai jumlah dukungan yang sudah di tangan, Edy memilih untuk menunggu hasil verifikasi resmi. “Nanti dilihat hasilnya sajalah, nanti dikembalikan berkasnya,” tutup Edy.
(Syauqi)












