SAMPIT – Acara Workshop Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Dokter Kecil bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kotim Khairiah Halikinnor, Kamis 27 November 2025.
Khairiah menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan keselamatan anak pada seluruh PAUD di Kotim.
Ia menekankan bahwa sekolah yang sehat akan melahirkan anak-anak yang kuat, dan anak yang kuat akan tumbuh menjadi pelajar yang bersemangat.
“Pembinaan UKS dan Dokter Kecil bukan sekadar program biasa. Ini adalah bagian dari perlindungan tumbuh kembang anak secara menyeluruh,” ujarnya di hadapan para peserta workshop.
Ia menjelaskan bahwa pada usia 0 hingga 6 tahun, anak belajar melalui pembiasaan sehari-hari. Karena itu, satuan PAUD dituntut mampu menciptakan lingkungan yang bersih, aman.
Serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat mulai dari mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, hingga berani menyampaikan jika merasa tidak nyaman atau sakit.
PAUD yang ideal harus memiliki toilet ramah anak, pasokan air bersih yang memadai, pengawasan makanan agar anak tidak jajan sembarangan, serta pemantauan kesehatan berkala melalui kerja sama dengan puskesmas.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat badannya, kuat imunitasnya, ceria perasaannya, dan tangguh mentalnya,” tambahnya.
Khairiah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Ia menyebut bahwa kebiasaan hidup bersih dan sehat hanya bisa terbentuk jika teladan serupa diberikan baik di rumah maupun di sekolah. Untuk itu, ia mengapresiasi peran para guru PAUD yang disebutnya sebagai teladan utama bagi anak-anak.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kotim, Legendaria Okta BN menyebutkan bahwa workshop tersebut diikuti 210 peserta yang merupakan perwakilan dari satuan PAUD di Kotim.
Ia menyebut kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman pendidik terkait pengelolaan UKS dan pelaksanaan program Dokter Kecil untuk anak usia dini.
“Kegiatan ini bagian dari program Dinas Pendidikan Kotim tahun anggaran 2025. Fokusnya adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pendidik agar mampu mengelola layanan UKS secara baik, ramah anak, serta sesuai kebutuhan PAUD,” kata Legendaria.
Ia memaparkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para pendidik mampu memahami metode tata kelola UKS yang tepat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di setiap satuan PAUD. Selain itu, pengembangan Dokter Kecil PAUD diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan pola hidup sehat kepada teman sebayanya.
Legendaria menambahkan bahwa narasumber kegiatan berasal dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalteng dan Dinas Kesehatan.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap UKS PAUD di Kotim semakin baik dan memberikan perlindungan maksimal terhadap kesehatan dan keselamatan anak,” ujarnya.
(nardi)












