PALANGKA RAYA – Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Seniriaty, menekankan bahwa anak-anak perlu diberi ruang yang luas buat berkembang dan berekspresi, terutama lewat seni dan budaya.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Gelar Seni Budaya memperingati Hari Anak Se-Dunia 2025 di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya, Palangka Raya, Rabu, 26 November 2025.
Dalam sambutannya, Seniriaty bilang bahwa memberi ruang kreativitas ke anak-anak sama aja kayak investasi jangka panjang buat kualitas bangsa.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa serta penentu kualitas kehidupan di masa mendatang,” ucapnya.
Ia menegaskan seni bukan cuma soal pertunjukan, tapi bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.
Menurut Seniriaty, lewat seni budaya, anak belajar percaya diri, menghargai keberagaman, dan mengenal identitasnya sendiri skill penting di era sekarang yang serba cepat dan penuh distraksi.
“Seni budaya memberi ruang bagi anak untuk tumbuh sebagai pribadi yang percaya diri, berkarakter, menghargai keberagaman, dan bangga terhadap identitas budaya bangsa,” tambahnya.
Seniriaty juga nyorotin pentingnya kolaborasi lintas pihak. Pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat harus bareng-bareng nyiptain lingkungan aman dan ramah bagi anak.
Ia bilang, pelestarian budaya Kalteng juga bakal lebih kuat kalau anak-anak dikenalkan sejak dini.
“Pemenuhan hak anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat,” tegasnya.
(Sya'ban)












