KASONGAN – Masyarakat di empat desa yang berada di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, mengajukan permintaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan untuk memindahkan lokasi Puskesmas yang saat ini berada di Desa Baon Bango ke tempat yang lebih strategis. Hal tersebut disampaikan oleh Budi Hermanto, Anggota DPRD Kabupaten Katingan, saat melakukan reses di wilayah Kamipang dan Tasik Payawan pada Minggu (12/10).
Menurut Budi, aspirasi ini datang langsung dari warga di Desa Jahanjang, Tumbang Ruben, Asem Kumbang, dan Gelinggang yang merasakan kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan. Puskesmas yang ada saat ini, meskipun sudah berfungsi dengan baik, lokasinya dinilai terlalu jauh dari pemukiman warga. Untuk menuju ke sana, masyarakat harus menempuh jarak yang cukup panjang, yang terkadang membuat mereka kesulitan mendapatkan layanan kesehatan tepat waktu, terutama dalam kondisi darurat.
“Saat saya melakukan reses di Kamipang dan Tasik Payawan, banyak warga yang menyampaikan keluhan terkait aksesibilitas ke Puskesmas Baon Bango. Mereka merasa sangat kesulitan karena jaraknya yang cukup jauh. Terutama jika ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendesak, waktu yang terbuang sangat berisiko,” jelas Budi Hermanto.
Masyarakat di empat desa tersebut berharap agar Puskesmas dipindahkan ke lokasi yang lebih sentral, lebih dekat dengan pemukiman mereka, sehingga dapat mempermudah akses ke layanan kesehatan. Budi mengungkapkan bahwa usulan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pentingnya akses cepat ke fasilitas kesehatan. “Mereka berharap jika Puskesmas dipindahkan ke tempat yang lebih strategis, mereka bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan kapan saja,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Budi mengatakan bahwa ia akan meneruskan aspirasi ini ke pemerintah daerah, khususnya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, untuk ditindaklanjuti. “Ini adalah aspirasi yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami akan segera menyampaikannya kepada pihak terkait agar dapat ditinjau dan dipertimbangkan lebih lanjut,” ungkap Budi.
Menurutnya, memindahkan Puskesmas ke lokasi yang lebih mudah dijangkau akan sangat berdampak positif bagi kesehatan masyarakat. Selain itu, hal ini juga akan mengurangi beban warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan medis dasar. “Akses ke fasilitas kesehatan yang lebih dekat sangat penting, terutama untuk ibu hamil, anak-anak, dan lansia yang memerlukan perhatian medis rutin,” jelasnya.
Selain pemindahan Puskesmas, Budi juga mencatat pentingnya penguatan infrastruktur transportasi di Kecamatan Kamipang dan Tasik Payawan. “Dengan perbaikan jalan yang lebih baik, masyarakat akan lebih cepat mencapai Puskesmas atau rumah sakit. Jadi, infrastruktur juga harus mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif,” ujar Budi, menekankan perlunya perhatian pada sektor infrastruktur.
Budi berharap agar Dinas Kesehatan dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam merancang solusi terbaik, baik dari sisi lokasi Puskesmas maupun infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat. Ia juga menyarankan agar pemindahan Puskesmas ini dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan jumlah penduduk dan potensi kebutuhan layanan kesehatan di masa depan.
“Puskesmas itu adalah salah satu sarana penting untuk kesehatan masyarakat. Jika dikelola dengan baik dan dijangkau dengan mudah, akan sangat membantu masyarakat, apalagi di daerah yang cukup terpencil,” ungkap Budi, menutup pembicaraan.
Budi menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Katingan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar kebutuhan dasar, seperti pelayanan kesehatan, dapat lebih merata dan mudah diakses oleh seluruh warga. “Kami akan terus mendorong agar kebijakan yang diambil bisa benar-benar berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan,” tandasnya.
Diharapkan dengan perhatian lebih pada aksesibilitas layanan kesehatan ini, kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Kamipang dan sekitarnya akan semakin meningkat, serta pelayanan kesehatan bisa lebih optimal dan tepat waktu. (Kawit)












