KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan mengungkapkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya masih belum mencukupi, meskipun baru-baru ini telah melantik 1.181 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kekurangan sumber daya manusia (SDM) ini menjadi tantangan besar, mengingat luas wilayah Kabupaten Katingan yang mencapai 20.382,26 km². Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Katingan, Saiful, usai acara pelantikan PPPK pada Senin (13/10).
Bupati Saiful menjelaskan bahwa penambahan 1.181 PPPK belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan. Menurutnya, luasnya cakupan wilayah yang harus dilayani membutuhkan jumlah SDM yang jauh lebih besar. “Kebutuhan SDM yang memadai merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan kelancaran pemerintahan dan pembangunan daerah yang optimal,” ungkap Bupati Saiful.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen untuk terus berupaya menambah jumlah SDM di berbagai sektor pemerintahan. “Kami akan terus berjuang untuk penambahan SDM di masa depan, demi memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan merata, mencakup seluruh pelosok Katingan,” katanya.
Pemerintah daerah memandang bahwa baik kuantitas maupun kualitas SDM yang cukup adalah kunci utama untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Katingan. Oleh karena itu, Bupati Saiful menekankan pentingnya penambahan formasi ASN, baik melalui skema Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun PPPK, yang akan terus diperjuangkan.
Langkah strategis ini diharapkan dapat segera menutupi kekurangan SDM yang ada, sehingga pelayanan publik dan kapasitas birokrasi dapat ditingkatkan. “Dengan penambahan jumlah ASN, kami berharap akselerasi pembangunan Kabupaten Katingan bisa tercapai sesuai target yang telah ditetapkan,” pungkas Saiful. (Kawit)












