Tangani 115 Aduan Publik Sepanjang 2024, Klaim Tingkat Tindak Lanjut 90 Persen

IST/BERITA SAMPIT - Suasana saat Monev Kinerja Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! Tahun 2025.

() menerima 115 pengaduan masyarakat sepanjang tahun 2024. Mayoritas aduan mencakup lima isu utama yakni infrastruktur, , kepegawaian, lingkungan, dan ketenagakerjaan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Erwindy melaporkan, tingkat tindak lanjut aduan mencapai 90 persen. Angka ini diklaim melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN).

“Tingkat tindak lanjut mencapai 90 persen, melampaui target RPJMN, sekaligus menyoroti berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan,” kata Erwindy saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! di , Senin, 1 Desember 2025.

Meski capaian tindak lanjut terbilang tinggi, Erwindy mengakui adanya tantangan fundamental dalam sistem pengelolaan pengaduan.

“Kita masih menghadapi kendala klasik, seperti sosialisasi yang belum optimal, mutasi pegawai yang menghambat kesinambungan, serta keterbatasan anggaran,” jelas Erwindy.

Ia menekankan, tantangan tersebut harus diubah menjadi peluang perbaikan sistem secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2024, kinerja berada pada predikat “Baik”. Capaian ini masih di bawah Kota yang berhasil meraih predikat “Sangat Baik”.

“Indeks pengelolaan pengaduan tidak boleh berhenti di kategori ‘Baik', tetapi harus ditingkatkan menuju ‘Sangat Baik',” tutur Erwindy.

Ia juga menyoroti disparitas kinerja di tingkat kabupaten. Beberapa daerah seperti , , dan masuk kategori “Baik”, sementara sebagian besar lainnya masih “Sedang”. dan Timur bahkan tercatat belum dinilai.

Forum monev ini, harap Erwindy, menjadi momentum untuk memperkuat strategi ke depan. “SP4N-LAPOR! harus menjadi instrumen nyata bagi yang bersih, responsif, dan melayani,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Kolaborasi Pemprov dan Stakeholder Hadirkan Pangan Murah di Bundaran Besar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!