SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat koordinasi membahas pelaksanaan road race yang direncanakan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 13–14 Desember 2025.
Rapat yang digelar Selasa 9 Desember 2025 tersebut menindaklanjuti surat panitia Gubernur Motorprix Open 2025 atau Road Race Sampit yang diajukan kepada Setda Kotim untuk meminta audiensi terkait penggunaan kawasan Taman Kota sebagai lokasi kegiatan, sekaligus juga menghadirkan pihak gereja yang menyampaikan keberatan even tersebut digelar di taman kota.
Rapat dipimpin Asisten I Setda Kotim, Oktav Pahlevi, dan dihadiri panitia, pengurus IMI Kotim, serta pihak Gereja Katolik Don Bosco dan Klinik Obor Terapung. Dalam pertemuan itu, setelah melewati berbagai diskusi, pelaksanaan road race di taman kota tetap dapat dilanjutkan, tetapi dengan sejumlah catatan yang wajib dipenuhi demi menjaga keamanan serta kenyamanan ibadah maupun fasilitas kesehatan.
Oktav Pahlevi menyampaikan salah satu hasil diskusi adalah lokasi start finish yang dipindah ke Jalan S Parman Sampit, awalnya didepan klinik begitu pula panggung dan VIP.
Dari pihak klinik juga disampaikan saran agar area depan klinik di Yos Sudarso dibuat steril demi memastikan tidak ada penonton yang berkumpul di titik tersebut dengan tetap memperhatikan akses jalur keluar masuk ambulans.
Penyesuaian ini untuk meminimalkan kepadatan penonton di titik tersebut.
Pemkab bersama segenap peserta melakukan cek lapangan untuk lebih mudah melihat kondisi menyamakan persepsi penutupan depan klinik.
“Ini tanggung jawab panitia mengamankan area ini tetap steril tidak ada penonton di depan klinik, saat hari H nanti pasti terjadi keramaian, harus tetap dijaga” tegas Oktav. (Nardi)












