SAMPIT – Kasus keracunan misterius yang menimpa satu keluarga di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), semakin memunculkan tanda tanya besar. Hingga kini, Polsek Telawang masih bekerja keras mengungkap penyebab pasti peristiwa tragis tersebut.
Kasatreskrim Polres Kotim, AKP Sugiharso, menegaskan bahwa penanganan perkara sepenuhnya berada di bawah Polsek Telawang.
“Perkara di tangani Polsek telawang. Silahkan ke Kapolsek telawang,” ujarnya pada Rabu 10 Desember 2025.
Kapolsek Telawang, Ipda Budi Hartono, membenarkan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan belum ada kesimpulan final.
“Siap, belum bisa disimpulkan, karena kami masih melakukan penyelidikan,” jawabnya saat dikonfirmasi.
Diberitakan sebelumnya bahwa pihak berwenang telah melakukan pengumpulan bukti serta keterangan hingga melakukan uji laboratorium.
Diketahui kasus keracunan yang menimpa satu keluarga tersebut terjadi pada Minggu 7 Desember 2025. Awal kejadian dikaitkan dengan konsumsi makanan es teler dan roti bakar.
Namun informasi terbaru dari internal yang dipercaya justru menguak dugaan berbeda yang mengatakan diduga keluarga itu berada di lingkungan yang terkontaminasi uap air raksa yang digunakan sang kakek untuk memisahkan emas.
Keluarga tersebut diduga terlibat dalam aktivitas penambangan emas tradisional.
Akibat kejadian itu, anggota keluarga tersebut mengalami, muntah, lemas dan penurunan kesadaran hingga dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum di rujuk ke RSUD Dr Murjani Sampit. Satu diantaranya tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif.
(UTOMO)












