SAMPIT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2025 sekaligus sebagai upaya memperkuat militansi, loyalitas, dan kualitas kader partai. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aquarius Sampit, Selasa 16 Desember 2025, diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai unsur.
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalteng, Angga Aditya Nugraha menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan kewajiban partai politik sekaligus bagian penting dari perjuangan PDI Perjuangan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan penguatan ideologi partai kepada seluruh kader.
“Sebagai partai ideologis, PDI Perjuangan memandang politik sebagai alat perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kotim,” ujar Angga yang juga saat ini duduk sebagai Ketua Komisi I DPRD Kotim.
Ia juga menekankan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kader agar mampu menjalankan tugas partai secara disiplin, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
Melalui pendidikan politik ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa secara hirarki, PDI Perjuangan telah melaksanakan konsolidasi organisasi mulai dari Kongres VI DPP PDI Perjuangan tahun 2025, dilanjutkan Konferda DPD PDI Perjuangan Kalteng, hingga Konfercab serentak 14 DPC kabupaten dan kota se-Kalteng. DPC PDI Perjuangan Kotim sendiri telah menyelesaikan Konfercab dan menetapkan kepengurusan periode 2025-2030.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus lama atas dedikasi dan pengabdiannya. Ke depan, kami mengajak seluruh elemen partai untuk saling bekerja sama memperkuat kelembagaan DPRD Kotim melalui fraksi-fraksi yang ada, serta mendukung jalannya pemerintahan daerah,” tambahnya.
Ketua panitia kegiatan Gahara menjelaskan bahwa pendidikan politik ini bertujuan meningkatkan pemahaman ideologi Pancasila dan ajaran Bung Karno, memperkuat militansi, loyalitas, dan disiplin kader, meningkatkan kapasitas politik dalam menghadapi dinamika sosial-politik, serta menumbuhkan kesadaran politik masyarakat yang demokratis dan berkeadilan.
Peserta kegiatan berjumlah sekitar 250 orang, terdiri dari pengurus DPC, PAC, pengurus ranting dalam kota, pengurus badan sayap partai, simpatisan, serta mahasiswa. Materi yang disampaikan meliputi ideologi Pancasila dan Trisakti Bung Karno, sejarah dan perjuangan PDI Perjuangan, sistem politik dan demokrasi di Indonesia, peran kader dalam pembangunan, hingga strategi pengorganisasian dan komunikasi politik.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kotim, Sugito, menyampaikan bahwa susunan organisasi DPC telah ditetapkan melalui Kongres dan Konfercab. Halikinnor tetap dipercaya sebagai Ketua DPC, Irawati sebagai bendahara, sementara Sugito kini menjabat sebagai sekretaris menggantikan Alexius Esliter. SK diperkirakan keluar Januari 2026.
“Target kami pada Pemilu 2029 adalah mempertahankan perolehan suara terbanyak dan bahkan optimistis menambah kursi di DPRD menjadi 15 kursi,” tegas Sugito.
Diketahui saat ini PDIP Kotim memiliki kursi terbanyak di DPRD Kotim yaitu 10 kursi, dari dapil 1 Angga Aditya Nugraha, Modika Latifah dan M Ramadhana Rahman, Dapil 2 Paliansyah dan Rinie, Dapil 3 Muhammad Hafidz, Dapil 4 Parimus dan Devi, Dapil 5 Rimbun dan Seto Hadi. (nardi)












