SAMPIT – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), nyaris berujung fatal. Seorang pelaku nekat mengancam warga dengan senjata tajam jenis celurit saat hendak diamankan, Rabu malam, 17 Desember 2024.
Pelaku berinisial Ab (31) akhirnya berhasil dilumpuhkan warga setelah sempat melakukan perlawanan. Aksi nekat tersebut membuat suasana di sekitar Perumahan Wengga Metropolitan sempat mencekam.
Kapolsek Baamang AKP M Romadhon melalui Kanit Reskrim Ipda Lukas Trima Oktavianus T mengungkapkan, pelaku tidak menyerah begitu saja saat aksinya dipergoki warga. Bahkan, ia berusaha menakut-nakuti warga dengan mengacungkan celurit.
“Pelaku berinisial Ab (31). Saat akan diamankan, pelaku sempat mengancam warga dengan menggunakan celurit. Setelah melalui upaya penanganan, warga akhirnya berhasil mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polsek Baamang untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya pada Kamis 18 Desember 2025.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Korban memarkir sepeda motornya di depan rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha cuci motor. Kunci kontak dibiarkan menancap karena adik korban masih berada di dalam rumah.
Tak berselang lama, adik korban yang masih berada di dalam rumah mendengar suara motor dinyalakan. Saat keluar, ia mendapati sepeda motor tersebut sudah dibawa kabur pelaku. Spontan, ia mengejar dan menendang kaki pelaku hingga terjatuh. Meski sempat meloloskan diri, pelaku terpaksa meninggalkan motor di lokasi.
“Adik korban kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar. Pencarian pun dilakukan. Sekitar pukul 22.15 WIB, pelaku ditemukan warga sedang bersembunyi di kawasan Perumahan Wengga Happy,” bebernya.
Akibat perbuatannya Ab ditahan di Polsek Baamang untuk dilakukan pemeriksaan mendalam dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan dalam keadaan menancap, meskipun hanya sebentar.
(Utomo)












