Cegah Gangguan Kamtibmas, Ditpolairud Polda Kalteng Gencarkan Bahaya Narkoba di Das

IST/BERITASAMPIT - Personel Ditpolairud Polda Kalteng Mako Perwakilan Das , saat melakukan sosialisasi dengan masyarakat.

KUALA PEMBUANG – Guna mengantisipasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), personel Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan kegiatan sambang dan imbauan kepada warga di wilayah perairan Das .

Fokus utama dalam aksi Polisi Masyarakat (Polmas) kali ini adalah mengajak warga untuk menjauhi narkoba demi menjaga integritas dan mental masyarakat pesisir.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Marnit Das , Aiptu Devi I.G., beserta jajarannya ini mengedepankan interaksi langsung dengan warga. Personel menyapa masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan untuk memberikan mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

“Kami hadir untuk mengingatkan masyarakat agar jangan sekali-kali menyentuh narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar. Selain merusak mental dan kejiwaan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran yang berat,” tegas Aiptu Devi I.G. di sela-sela kegiatan.

Selain sebagai upaya preventif terhadap tindak kriminalitas, ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan, mendorong warga agar lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba di wilayah perairan.

Masyarakat juga diajak untuk menjaga kondusivitas guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh zat adiktif.

“Kami juga mengajak agar bisa membangun sinergi untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ucapnya. 

Ditpolairud Polda Kalteng berharap melalui pendekatan persuasif ini, kesadaran masyarakat di sepanjang aliran sungai (Das) semakin meningkat. 

Dengan masyarakat yang bersih dari narkoba, diharapkan wilayah perairan Kalteng tetap berada dalam situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh aktivitas ekonomi maupun sosial warga.(im/bs)

baca juga ...  Cegah Destructive Fishing, Polda Kalteng Gencarkan Sosialisasi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!