SUKAMARA – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Sukamara, Sunardi, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kabupaten Sukamara yang dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Sukamara, Sabtu 27 Desember 2025.
Sunardi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kabupaten Sukamara masa bakti 2020–2025 atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang telah diberikan selama menjalankan amanah organisasi. Ia menilai, di tengah berbagai tantangan, termasuk situasi pandemi pada awal masa kepengurusan, PD DMI Sukamara tetap konsisten berperan aktif dalam pembinaan umat dan pengelolaan masjid.
“PD DMI Kabupaten Sukamara telah berkontribusi besar dalam memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan umat,” ujar Sunardi.
Ia menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat ibadah semata, melainkan juga pusat pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.
“Oleh karena itu, peran Dewan Masjid Indonesia sangat strategis dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sukamara yang religius, rukun, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sunardi menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda II DMI Kabupaten Sukamara merupakan momentum yang sangat penting. Musda tidak hanya menjadi forum untuk memilih kepengurusan yang baru, tetapi juga sebagai sarana evaluasi, konsolidasi, serta perumusan program kerja ke depan agar DMI Kabupaten Sukamara semakin maju, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan umat.
Ia berharap Musda II DMI ini dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid, dan memiliki komitmen kuat untuk terus memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas pembinaan umat di Kabupaten Sukamara.
Lebih lanjut, Sunardi menekankan pentingnya sinergi antara kepengurusan DMI yang terpilih dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
“Pemerintah Kabupaten Sukamara senantiasa membuka ruang kerja sama dan siap bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia dalam berbagai program yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menjaga kerukunan dan harmoni di tengah keberagaman yang ada,” pungkasnya. (enn)












