PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa silaturahmi merupakan ajaran penting dalam agama yang membawa berbagai keberkahan dalam kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Hal tersebut disampaikannya saat Rilis Penyelenggaraan Pemerintahan di Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu, 31 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa ajaran agama menempatkan silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun hubungan antarmanusia, termasuk dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan pemerintahan.
“Agama mengajarkan bahwa dengan bersilaturahmi, kita akan diberikan umur panjang, dimurahkan rezeki, dan disehatkan badan,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menjelaskan, nilai-nilai keagamaan tersebut sejalan dengan praktik kehidupan bermasyarakat dan bernegara, di mana komunikasi dan kebersamaan menjadi kunci terciptanya keharmonisan.
Menurut Gubernur, silaturahmi juga mampu meredam potensi konflik dan mempermudah penyelesaian persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
“Masalah yang panjang bisa menjadi pendek, masalah besar bisa menjadi kecil. Filosofinya, tidak ada permasalahan selama kita bersilaturahmi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agustiar menilai bahwa silaturahmi bukan hanya sebatas hubungan emosional, tetapi juga berdampak langsung pada efektivitas kerja dan koordinasi antarinstansi pemerintah.
“Dengan silaturahmi, tercipta kebersamaan, mudah berkoordinasi, mudah mendapatkan informasi, mudah mengantisipasi, serta mudah melakukan langkah-langkah yang harus diambil,” katanya.
(Sya'ban)












