Warga Pangkalan Satu Kobar Desak Peningkatan Jalan 8 Km Menuju Pelabuhan Roro

IST/BERITA SAMPIT - ilustrasi perbaikan rumah.

– Warga Pangkalan Satu, Kabupaten (Kobar), mendesak pemerintah provinsi untuk segera melakukan peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 8 kilometer yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Roro.

Aspirasi ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Tim Reses Daerah Pemilihan (Dapil) III (Kalteng), Okki Maulana. Ia mengungkapkan bahwa infrastruktur jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat di Pangkalan Satu, Kecamatan Kumai.

“Usulan Peningkatan Jalan dari Pangkalan Satu menuju pelabuhan Roro sepanjang ± 8 Km. dan Usulan Pembangunan Box Culvert (Double Box) pada ruas tersebut sebanyak 2 buah,” ujar Okki dalam rapat paripurna baru-baru ini.

Selain akses pelabuhan, masyarakat juga mengharapkan perbaikan jalan poros utama sepanjang 2 kilometer yang saat ini kondisinya rusak berat.

Peningkatan jalan lingkungan pun turut diusulkan, di antaranya di Gang Lombok sepanjang 400 meter dan Gang Kaharu (RT 03-05) sepanjang 3 kilometer yang kondisinya masih berupa tanah dan licin saat hujan.

Kerusakan infrastruktur drainase juga menjadi sorotan. Warga meminta pembangunan drainase dan siring di sepanjang jalan poros serta perbaikan gorong-gorong yang sudah tidak mampu menampung debit air guna mencegah banjir.

“Masyarakat Berharap adanya pembangunan Drainase dan Siring di sepanjang jalan poros untuk mengatasi banjir akibat luapan air sungai,” tambah Okki.

Lebih lanjut, usulan spesifik lainnya mencakup pembangunan drainase di Jalan Belimbing (RT 06) sepanjang 200 meter dan perbaikan mendesak di Jalan Kutilang (RT 13).

Tak hanya infrastruktur fisik, warga juga mengharapkan dukungan pemerintah di sektor ekonomi dan sosial, termasuk bantuan stimulus pengadaan bibit kelapa untuk perkebunan rakyat.

“Masyarakat berharap adanya bantuan budidaya benih ikan, bantuan alat pertanian, dan bantuan untuk kegiatan sosial dan kepemudaan,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Kalteng Rawan Karhutla, Ansyari Minta Warga Waspadai Lahan Gambut
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!