PALANGKA RAYA – Warga Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), yang didominasi kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar, fasilitas pendidikan, serta layanan sosial masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotawaringin Timur–Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 5 Januari 2026.
Dalam paparannya, Pipit menjelaskan bahwa masyarakat di RT 24 Kelurahan Sawahan mengusulkan lanjutan peningkatan sejumlah ruas jalan lingkungan, antara lain Jalan Menteng, Jalan Menteng 2, Jalan Al Hidayah menuju Kompleks Makam Muslimin, Gang Mandiri, serta jalan lingkungan di kawasan Antang Barat.
Selain itu, warga juga mengusulkan pengaspalan Jalan Tiung 3 atau Jalan Balai Desa, Jalan Tiung 1, serta jalan lingkungan di wilayah Sawahan Barat. Usulan lainnya mencakup bantuan rehabilitasi Posyandu Kelurahan Sawahan serta pembangunan siring drainase di Jalan Tiung 3 menuju Jalan Gatot Subroto guna mengatasi genangan air.
Di bidang pendidikan, masyarakat RT 24 mengusulkan pembangunan SMK Jaya Kencana berbasis kebudayaan dengan nilai anggaran sekitar Rp3 miliar sebagai upaya penguatan pendidikan kejuruan sekaligus pelestarian budaya lokal.
Sementara itu, aspirasi dari RW 14 Kelurahan Sawahan juga menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Warga mengusulkan sistem pengelolaan air bersih karena wilayah tersebut belum terlayani jaringan PDAM dan masih kesulitan memperoleh air layak konsumsi.
Usulan lainnya meliputi penyelesaian paving halaman dan pembangunan ruang perpustakaan SDN 5 Pelangsian, serta pengadaan laptop bagi Kader KPM Posyandu untuk mendukung pendataan dan penanganan stunting.
Di sektor ekonomi dan lingkungan, masyarakat RW 14 mengusulkan pembangunan kolam perikanan, fasilitasi kemitraan dengan pihak perusahaan dalam pembukaan kebun masyarakat, serta pembangunan siring di jalan tepi sungai atau saluran primer sepanjang 500 meter yang dinilai sangat vital karena merupakan jalan poros desa dan rawan abrasi.
Warga juga mengusulkan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur 3 sepanjang sekitar 1.250 meter serta pembangunan gapura masjid yang sebelumnya telah menerima hibah dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kotawaringin Timur sebesar Rp25 juta, namun belum rampung.
Pipit Setyorini menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil dari pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melalui pertemuan langsung dengan masyarakat.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat menyampaikan aspirasi secara terbuka dan jujur dengan harapan adanya peningkatan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan Reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












