PULANG PISAU – Isra Mikraj menjadi titik refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta usai menghadiri peringatan Isra Mi'raj di Masjid Al Hijrah, Desa Paharangan, Kecamatan Kahayan Tengah.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, pada Rabu 14 Januari 2026, menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj tidak seharusnya dipahami sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi dan koreksi diri dalam menjalani kehidupan sebagai umat muslim.
Ia mengingatkan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa agung ketika Allah SWT menurunkan perintah salat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW, yang menjadi fondasi utama dalam membangun keimanan dan ketakwaan umat Islam.
Menurutnya, salat memiliki peran fundamental dalam membentuk kepribadian yang disiplin, berakhlak mulia, serta menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab dan amanah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ahmad Jayadikarta juga mengajak umat Islam untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, terutama kejujuran, tanggung jawab, dan integritas, yang sangat relevan dalam menghadapi tantangan kehidupan modern, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus ditopang oleh kekuatan spiritual dan akhlak yang baik agar pembangunan berjalan seimbang dan berkelanjutan.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, Wakil Bupati berharap tumbuh kesadaran kolektif umat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai spiritual dan akhlak, serta berkontribusi positif dalam mewujudkan Kabupaten Pulang Pisau yang semakin maju, berkarakter, dan berdaya saing. (denny)












