PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta mengajak umat Islam menjadikan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai pengingat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat lima waktu, bukan sekadar agenda seremonial tahunan, Senin 19 Januari 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Jayadikarta saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Baitul Mutaqin, Desa Kantan Dalam, Kecamatan Pandih Batu, yang diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa peristiwa Isra dan Mikraj memiliki makna mendalam bagi umat Islam karena menjadi tonggak ditetapkannya kewajiban salat lima waktu yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT.
“Peringatan ini harus menjadi momentum untuk introspeksi diri. Salat jangan hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan hidup sehari-hari yang membentuk karakter dan akhlak umat,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Ia menilai, kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mikraj memiliki peran strategis dalam memperkuat keimanan sekaligus membangun ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, persatuan umat yang dibangun atas dasar iman akan berdampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Ahmad Jayadikarta juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam mendukung pembangunan secara menyeluruh, termasuk pembangunan di bidang keagamaan sebagai penopang pembangunan fisik dan ekonomi daerah.
Peringatan Isra Mikraj di Masjid Baitul Mutaqin tersebut merupakan safari keagamaan kelima yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau pada Tahun 1447 Hijriah. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual masyarakat semakin menguat dan menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan. (denny)












